Samsung S26 Ultra kembali berdiri di pusat arena smartphone premium 2026, seperti yang sudah bisa ditebak.
Diperkenalkan pada 25 Februari 2026, perangkat ini membawa senjata unik berupa Privacy Display berbasis hardware pertama di dunia.
Tapi setelah resmi dijual, reaksi pengguna justru terbagi cukup tajam.
“Apakah benar-benar worth it untuk dibeli?” Kalau pertanyaan itu sedang ada di kepala Anda, artikel ini akan menjawabnya tuntas — mulai dari spesifikasi resmi Samsung S26 Ultra, kelebihan dan kekurangan di pemakaian nyata, harga di Indonesia, sampai perbandingan dengan kompetitor.
Satu artikel, semua informasi yang Anda butuhkan.
ℹ️ Postingan ini memuat gambar informasi berbasis spesifikasi resmi dan gambar konsep yang dibuat oleh AI. Gambar konsep mungkin berbeda dari produk aslinya.
📌 Ringkasan Singkat — Galaxy S26 Ultra dalam 1 Menit
Buat yang sedang buru-buru, ini kesimpulannya langsung.
Peningkatan yang Jelas Terasa
- Bodi lebih tipis dan ringan (7,9 mm / 214 g)
- Fast charging 60W via kabel
- Kamera utama f/1.4 — performa low-light jauh lebih baik
- Privacy Display berbasis hardware pertama di dunia
- Snapdragon 8 Elite Gen 5
Yang Masih Kurang
- Kapasitas baterai tetap 5.000 mAh, tidak naik
- Tidak ada magnet Qi2 built-in, wireless charging jadi kurang praktis
- Kualitas gambar menurun saat Privacy Display aktif
- Lompatan upgrade dari S25 Ultra terasa kecil
Cocok untuk Siapa?
- Pengguna S23 Ultra atau lebih lama
- Yang tertarik dengan ekosistem Privacy Display, S Pen, dan Galaxy AI
- Pencari smartphone Android flagship premium terbaik
Respons Pasar
Pre-order di pasar utama seperti AS dan Eropa mencatat pertumbuhan lebih dari 20% dibanding generasi sebelumnya, dan lebih dari 70% pre-order global terkonsentrasi pada varian Ultra.
- 📌 Ringkasan Singkat — Galaxy S26 Ultra dalam 1 Menit
- 1. Performa dan Desain — Lebih Tipis dan Ringan, tapi Titanium-nya Hilang
- 2. Privacy Display — Perlindungan Layar Berbasis Hardware Pertama di Dunia
- 3. Samsung S26 Ultra Kamera — Lensa yang Jelas Lebih Terang
- 4. Galaxy AI — Bertindak Duluan Sebelum Diminta
- 5. Pengisian Daya dan Konektivitas
- 6. One UI 8.5 dan Software
- 7. Kelebihan dan Kekurangan Setelah Rilis
- 8. Samsung S26 Harga di Indonesia
- 💡 FAQ
- ✨ Penutup
1. Performa dan Desain — Lebih Tipis dan Ringan, tapi Titanium-nya Hilang
☑️ Spesifikasi Samsung S26 Ultra
Cara paling cepat untuk memahami spesifikasi Galaxy S26 Ultra secara utuh adalah membandingkannya langsung dengan pendahulunya.
| Item | S25 Ultra | S26 Ultra |
|---|---|---|
| Layar | 6,9″ QHD+ Dynamic AMOLED 2X | 6,9″ QHD+ Dynamic AMOLED 2X, 2.600 nit (puncak) |
| Prosesor | Snapdragon 8 Elite for Galaxy | Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy (3 nm) |
| RAM / Penyimpanan | 12 GB / 256·512·1 TB | 12 GB (256·512 GB), 16 GB (1 TB) |
| Baterai | 5.000 mAh / kabel 45 W / nirkabel 15 W | 5.000 mAh / kabel 60 W / nirkabel 25 W |
| Material Frame | Titanium | Armor Aluminum 2 |
| Kaca Pelindung | Gorilla Armor 2 | Depan Gorilla Armor 2 + Belakang Gorilla Glass Victus 2 |
| Ketebalan / Bobot | 8,2 mm / 218 g | 7,9 mm / 214 g |
| OS | One UI 7 (Android 15) | One UI 8.5 (Android 16) |
| Warna | Titanium Silver Blue dll. 4+3 warna | Cobalt Violet, Sky Blue, dll. 4+2 warna |
| Ketahanan Air | IP68 | IP68 (sama) |
☑️ Perubahan Bodi
Perubahan pertama yang langsung terasa dari Samsung S26 Ultra adalah ketebalan dan bobot.
Turun dari 8,2 mm dan 218 g pada S25 Ultra menjadi 7,9 mm dan 214 g.
Sudut bodi juga kini lebih membulat.
Karakter sudut tajam khas seri Ultra sebelumnya digantikan dengan lengkungan yang lebih lembut, menyatukan bahasa desain dengan S26 dan S26+.
Hasilnya, genggaman terasa jauh lebih nyaman di tangan.
☑️ Perubahan Material dan Pro-Kontra-nya
Material frame berubah dari titanium ke Armor Aluminum 2.
Perubahan ini turut berkontribusi pada pengurangan bobot, tapi tidak sedikit yang merasa kehilangan karena kesan premium titanium sudah tidak ada lagi.
Bagian depan menggunakan Corning Gorilla Armor 2, sementara bagian belakang dilindungi Gorilla Glass Victus 2.
Untuk ketahanan air dan debu, rating IP68 tetap dipertahankan.
☑️ Performa
Prosesor yang digunakan adalah Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, seragam di seluruh dunia.
Samsung Galaxy S26 dan S26+ memang menggunakan Exynos 2600 di beberapa wilayah, tapi khusus varian Ultra tetap eksklusif Snapdragon.
Menurut data resmi Samsung, peningkatan dibanding generasi sebelumnya mencapai CPU 19%, GPU 24%, dan NPU 39%.
Vapor chamber (sistem pendingin internal) juga diperbesar sekitar 15%.
Dari sisi pemakaian nyata, penilaian terhadap performanya sangat positif.
Dalam uji baterai dan suhu 2026 oleh Mrwhosetheboss, Galaxy S26 Ultra mencatat daya tahan baterai 12 jam (peringkat 3 secara keseluruhan) sekaligus menjadi salah satu perangkat yang paling dingin selama pengujian.
☑️ Baterai dan RAM
Kapasitas baterai tetap 5.000 mAh, sama persis dengan S25 Ultra.
Berkat efisiensi chipset yang lebih baik, ada peningkatan kecil pada daya tahan baterai di pemakaian sehari-hari.
Namun, di saat kompetitor seperti OPPO Find N6 sudah mengadopsi baterai silicon-carbon 6.000 mAh, mempertahankan kapasitas yang sama selama tiga tahun berturut-turut menjadi catatan yang hampir semua reviewer soroti.
Untuk RAM, varian 256 GB dan 512 GB mendapat 12 GB, sedangkan varian 1 TB mendapat 16 GB.
Memang sebelumnya sudah ada model Galaxy yang menggunakan 16 GB RAM secara parsial, tapi penerapan 16 GB secara global khusus untuk varian 1 TB baru terjadi pertama kali di generasi ini.
2. Privacy Display — Perlindungan Layar Berbasis Hardware Pertama di Dunia
☑️ Cara Kerjanya
Fitur paling banyak dibicarakan dari Samsung S26 Ultra jelas adalah Privacy Display.
Teknologi intinya bernama Flex Magic Pixel, hasil riset Samsung Display selama lebih dari 5 tahun.
Di dalam panel OLED, terdapat dua jenis piksel — Narrow pixel (sudut pandang sempit) dan Wide pixel (sudut pandang lebar) — yang disusun bergantian seperti baris ganjil-genap.
Pada mode normal, kedua jenis piksel menyala bersamaan sehingga layar terlihat normal dari berbagai sudut.
Saat mode privasi diaktifkan, Wide pixel dimatikan dan hanya Narrow pixel yang aktif.
Narrow pixel dirancang untuk memancarkan cahaya ke arah depan saja, sehingga dari samping layar tampak gelap.
Berdasarkan pengujian LTT Labs, konten mulai sangat kabur di sudut 30° dan nyaris tidak terlihat di sudut 60°.
Perbedaan fundamental dengan screen protector anti-spy konvensional adalah: protector film selalu menurunkan kecerahan dan kejernihan layar, sedangkan Privacy Display saat dimatikan akan menampilkan kualitas yang nyaris identik dengan OLED biasa.
☑️ Cara Mengaktifkan dan Pemakaian Sehari-hari
Ada tiga cara untuk mengaktifkannya.
- Toggle Quick Panel: Satu kali tap di panel notifikasi untuk langsung menyalakan atau mematikan. Bisa juga diatur ke double-press tombol samping untuk akses cepat.
- Aktivasi Otomatis per Aplikasi: Masuk ke Pengaturan → Privacy Display → Conditions for turning on → Apps, lalu pilih aplikasi seperti mobile banking atau messenger. Mode privasi akan aktif otomatis saat aplikasi tersebut dibuka.
- Aktivasi Otomatis Berdasarkan Kondisi: Otomatis aktif saat memasukkan PIN atau password, atau saat notifikasi pop-up muncul.
Bayangkan sedang mengecek WhatsApp di KRL, membuka slip gaji di kafe, atau memasukkan password saat transaksi — pandangan orang di sebelah Anda terhalang secara fisik oleh teknologi ini.
Mode Maximum Privacy Protection memperluas cakupan pemblokiran hingga sudut ekstrem, tapi kontras dan kecerahan turun cukup signifikan sehingga tidak ideal untuk pemakaian terus-menerus.
Perlu dicatat, fitur ini eksklusif untuk S26 Ultra.
Samsung Galaxy S26 dan S26+ tidak memiliki hardware panel ini.
Samsung menyatakan akan mempertimbangkan perluasan ke perangkat lain berdasarkan feedback pengguna.
Sementara itu, beredar informasi bahwa beberapa produsen smartphone asal China akan meluncurkan teknologi serupa pada paruh kedua 2026.
3. Samsung S26 Ultra Kamera — Lensa yang Jelas Lebih Terang
☑️ Kamera Utama f/1.7 → f/1.4
Dari seluruh spesifikasi Galaxy S26 Ultra, perubahan di sektor kamera adalah yang paling mencolok.
Aperture kamera utama 200 MP melebar dari f/1.7 di S25 Ultra menjadi f/1.4.
Secara luas area, itu berarti sensor menerima cahaya sekitar 47% lebih banyak, yang secara langsung mengurangi noise dan mempertajam detail pada kondisi minim cahaya.
Berbagai review dari media besar mengonfirmasi penurunan noise dan peningkatan detail di foto low-light secara konsisten.
Di ruangan gelap sekalipun, hasil jepretan memuaskan tanpa perlu banyak pengaturan manual.
Tapi ukuran sensor tetap 1/1,3 inci, sama dengan S25 Ultra.
Jadi gap hardware dengan flagship China yang sudah menggunakan sensor lebih besar masih ada.
☑️ ALoP — Inovasi Struktur Telefoto 5x
Kamera telefoto periskop konvensional menggunakan prisma untuk membelokkan cahaya 90° agar bisa menciptakan ruang lensa panjang di dalam bodi ponsel secara horizontal.
Ini adalah teknologi kunci yang memungkinkan optical zoom tinggi tanpa membuat ponsel tebal.
Tapi karena lensa-lensanya berdiri vertikal di belakang prisma, ada batasan dalam mengurangi tinggi modul.
ALoP (All Lenses on Prism) memindahkan lensa-lensa yang tadinya berdiri vertikal itu ke atas permukaan prisma secara horizontal.
Hasilnya, performa zoom tetap sama tapi tinggi modul berkurang 22%.
Perubahan struktur ini juga berdampak pada kualitas gambar.
Bentuk bukaan lensa berubah dari persegi panjang menjadi lingkaran, menghasilkan bokeh yang lebih natural seperti kamera DSLR.
Ukuran bukaan juga lebih besar, sehingga aperture melebar dari f/3.4 ke f/2.9.
Secara keseluruhan, lensa telefoto 5x ini sekarang bisa menangkap cahaya sekitar 37% lebih banyak.
Tapi ada trade-off yang cukup signifikan.
Jarak fokus minimum meningkat dari 26 cm menjadi 52 cm — dua kali lipat.
Artinya, memotret objek dekat dengan lensa telefoto 5x (tele-macro) jadi jauh lebih sulit.
Bagi yang sering memotret bunga atau makanan dari dekat dengan zoom 5x, ini perubahan yang terasa.
☑️ Perbandingan Spesifikasi Kamera Lengkap
| Item | S25 Ultra | S26 Ultra | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Aperture Utama | f/1.7 | f/1.4 | +47% tangkapan cahaya |
| Aperture Telefoto 5x | f/3.4 | f/2.9 | +37% tangkapan cahaya |
| Struktur Telefoto 5x | Periskop | ALoP | Modul 22% lebih kecil, bokeh bulat |
| Jarak Fokus Min. 5x | 26 cm | 52 cm | Tele-macro lebih sulit |
| Aperture Ultrawide | f/2.2 | f/1.9 | Lebih baik |
| Aperture Telefoto 3x | f/2.4 | f/2.4 | Tidak berubah |
| AI ISP Kamera Depan | Tidak ada | Ada | Kualitas selfie meningkat |
| Nightography | Fokus di kamera utama | Diperluas ke semua lensa | Lebih baik |
| Horizon Lock | Tidak ada | Baru | Stabilisasi horizontal video |
☑️ Nightography dan AI ISP Kamera Depan
Nightography adalah fitur optimasi kondisi minim cahaya buatan Samsung.
Sebelumnya fitur ini terutama bekerja di Samsung S26 Ultra kamera utama saja, tapi kini cakupannya diperluas ke seluruh lensa — ultrawide, telefoto 3x, dan telefoto 5x.
Untuk perekaman video, hadir fitur Horizon Lock (kunci horizontal) yang menjaga stabilitas garis horizon tanpa perlu gimbal.
Ini berbeda dari OIS (stabilisasi optik) yang sudah ada sebelumnya.
Kamera depan untuk pertama kalinya dilengkapi AI ISP (Image Signal Processor).
Meski sensor tetap 12 MP sama seperti S25 Ultra, AI terlibat langsung dalam proses pengolahan gambar sehingga detail halus seperti helai rambut dan alis serta reproduksi warna kulit menjadi lebih akurat.
Sudut pandangnya juga lebih lebar, memudahkan selfie bersama banyak orang.
4. Galaxy AI — Bertindak Duluan Sebelum Diminta
Kata kunci utama AI di Samsung Galaxy S26 series adalah ‘Agentic AI’.
Evolusi terbesarnya ada pada perpindahan dari sekadar menjalankan perintah, menjadi memahami konteks lalu memberikan saran dan eksekusi lebih dulu — sebelum pengguna sempat meminta.
☑️ Agentic AI
Now Nudge
Fitur ini menganalisis konteks pesan secara real-time menggunakan AI, lalu menampilkan saran tindakan terkait dalam bentuk pop-up otomatis — tanpa perlu pindah aplikasi.
Contohnya, kalau teman mengirim pesan “Kirimin dong foto liburan di Bali”, AI akan otomatis mencari dan menyarankan foto terkait Bali dari galeri.
Atau saat menerima pesan tentang jadwal kumpul, AI mengecek kalender dan memberitahu apakah ada bentrok jadwal.
Saat ini fitur ini baru berfungsi di aplikasi pesan bawaan (SMS) dan belum mendukung messenger pihak ketiga seperti WhatsApp, sehingga kegunaannya di kehidupan sehari-hari masih terbatas.
Call Screening (AI Penyaring Telepon)
AI menjawab panggilan dari nomor tidak dikenal atau yang dicurigai spam, lalu merangkum isi pembicaraan secara real-time dalam bentuk teks.
Kalau terdeteksi sebagai spam atau penipuan, panggilan otomatis diakhiri.
Direct Voice Mail
Saat panggilan tidak diangkat atau melewati waktu yang ditentukan, perangkat otomatis beralih ke voice mail.
Pesan yang ditinggalkan oleh penelepon akan ditampilkan secara real-time sebagai teks di layar kunci.
Tidak perlu lagi memutar ulang rekaman voice mail — cukup baca langsung di layar kunci untuk mengetahui keperluannya.
Creative Studio
Aplikasi kreasi AI baru yang hadir di Samsung Galaxy S26 series.
Masukkan foto, sketsa, atau teks apa saja, dan AI akan secara otomatis membuat stiker, wallpaper, kartu undangan, dan lainnya.
Misalnya, masukkan foto hewan peliharaan dan AI akan menghasilkan set stiker kustom dengan berbagai pose dan ekspresi.
Cukup ketik “gambarkan kucing” pun hasilnya langsung keluar.
Stiker yang dibuat otomatis terdaftar di tab stiker Samsung Keyboard, sehingga bisa dipakai seperti emotikon di WhatsApp dan messenger lainnya.
Berbagi via Quick Share juga tersedia.
☑️ Upgrade Fitur yang Sudah Ada
Photo Assist yang di S25 Ultra fokus pada penghapusan objek, kini di Galaxy S26 Ultra berkembang menjadi penambahan elemen baru, serta pengeditan melalui perintah teks atau suara.
Mengembalikan kue yang sudah digigit ke kondisi utuh, atau mengubah foto siang hari menjadi pemandangan malam — semua itu kini bisa dilakukan.
Perintah natural language seperti “Buat gambar ini lebih terang” atau “Ubah ke nuansa golden hour” didukung, dan sebagian besar diproses dalam waktu kurang dari 30 detik.
Circle to Search berevolusi dari pencarian objek tunggal menjadi pencarian multi-objek secara bersamaan.
Lingkari seluruh outfit seorang artis, dan AI akan mencarikan produk serupa untuk atasan, bawahan, dan sepatu sekaligus.
Fitur Try On bahkan memungkinkan Anda mencoba pakaian yang ditemukan secara online pada foto diri sendiri secara virtual.
☑️ Tiga Asisten AI Sekaligus: Bixby, Gemini, dan Perplexity
Samsung S26 Ultra adalah smartphone pertama yang menjalankan tiga asisten AI secara bersamaan.
Bixby
Kemampuan pemahaman bahasa natural ditingkatkan drastis.
Misalnya, cukup bilang “Mata saya capek” dan Bixby akan menyarankan aktivasi Eye Comfort Shield.
Bixby kini menjadi spesialis kontrol pengaturan perangkat.
Gemini
Berbasis Google Gemini 3, Gemini menangani tugas-tugas kompleks di latar belakang seperti pemesanan makanan atau pemanggilan kendaraan melalui otomasi multi-langkah.
Contohnya, cukup katakan “Order ayam geprek dari restoran terdekat” dan AI akan menjalankan seluruh rangkaian:
① Buka aplikasi pesan-antar → ② Cari restoran terdekat → ③ Pilih menu → ④ Konfirmasi alamat → ⑤ Proses pesanan — semuanya secara otomatis.
Sebelumnya, setiap langkah ini harus dilakukan secara manual satu per satu.
Gemini menyatukan semua proses itu dalam satu perintah suara — inilah yang dimaksud ‘otomasi multi-langkah’.
Kedengarannya luar biasa, bukan?
Fitur ini memang sangat menjanjikan, dan secara pribadi kami berpikir “Akhirnya era AI agent sungguhan dimulai.”
Tapi setelah menggali lebih dalam, kenyataannya masih perlu kesabaran.
Sejak tanggal peluncuran 11 Maret 2026, fitur ini tersedia sebagai versi beta dan saat ini hanya bisa digunakan dalam bahasa Inggris di AS dan Korea Selatan.
Aplikasi yang didukung juga masih terbatas — baru mencakup layanan pesan-antar dan ride-hailing seperti Uber, Lyft, DoorDash, Grubhub, Uber Eats, dan Starbucks.
Aplikasi pesan-antar makanan lokal di Indonesia seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood belum termasuk.
Dalam pengujian nyata, perintah “Order spicy chicken sandwich dari Uber Eats” berhasil membuat AI membuka aplikasi, mencari menu, dan memasukkannya ke keranjang secara otomatis.
Tapi, pembayaran final tetap harus dikonfirmasi oleh pengguna sendiri.
Singkatnya, ini memang fitur AI agent yang benar-benar berfungsi, tapi masih beta dan terbatas dari segi aplikasi maupun wilayah.
Di Indonesia, fitur ini belum bisa dimanfaatkan secara penuh karena aplikasi pesan-antar lokal belum didukung.
Realitanya memang masih cukup jauh dari harapan.
Tapi fakta bahwa fitur seperti ini sudah mulai benar-benar bekerja adalah langkah yang bermakna.
Semoga era AI agent yang sesungguhnya segera hadir untuk semua orang.
Perplexity
Agen pencarian AI yang terintegrasi di Samsung Internet Browser.
Saat beberapa tab terbuka, fitur ‘Ask AI’ bisa membaca dan merangkum konten dari semua tab sekaligus untuk memberikan jawaban yang komprehensif.
Cara Pengaturan
Masuk ke Pengaturan → Aplikasi → Aplikasi default → Digital Assistant, lalu pilih antara Bixby, Gemini, atau Perplexity sebagai asisten utama.
Bisa diganti kapan saja.
5. Pengisian Daya dan Konektivitas
☑️ Kabel 60 W — Tercepat dalam Sejarah Ultra
Pengisian daya kabel naik dari 45 W di S25 Ultra menjadi 60 W (Super Fast Charging 3.0).
Berdasarkan pengukuran aktual, waktu yang dibutuhkan dari 0 sampai 80% sekitar 30 menit, dan perbedaannya terasa jelas dibanding S25 Ultra.
☑️ Nirkabel 25 W — Gap Antara Spesifikasi dan Kenyataan
Pengisian nirkabel mendukung standar Qi 2.2 dengan daya maksimal 25 W (naik signifikan dari 15 W di S25 Ultra).
Tapi Samsung memilih untuk tidak memasang magnet internal demi mempertahankan desain yang lebih tipis dan menghindari interferensi magnetik dengan S Pen serta susunan kamera.
Untuk mencapai kecepatan 25 W, diperlukan casing magnetik kompatibel Qi2.
Bahkan dengan casing resmi Samsung, banyak laporan bahwa kecepatan 25 W sulit dicapai secara stabil.
Menurut pengujian yang dilakukan oleh produsen casing seperti dbrand dan dilaporkan oleh 9to5Google, sebagian besar perangkat hanya bertahan di kisaran 15 W.
Reverse wireless charging (Wireless PowerShare) tetap tersedia — letakkan Galaxy Buds atau smartwatch di bagian belakang ponsel dan perangkat tersebut akan terisi daya dari baterai ponsel, dengan output 4,5 W.
☑️ Quick Share ↔ AirDrop Kompatibel
Melalui pembaruan software, Quick Share kini kompatibel dengan Apple AirDrop.
Anda bisa langsung bertukar file dengan iPhone, iPad, dan Mac tanpa perlu install aplikasi tambahan.
6. One UI 8.5 dan Software
Samsung S26 Ultra hadir dengan One UI 8.5 berbasis Android 16, dan Samsung kembali berkomitmen memberikan pembaruan OS dan keamanan selama 7 tahun — melanjutkan kebijakan yang dimulai sejak S24.
Quick Panel (panel pengaturan cepat) mendapat peningkatan kustomisasi besar-besaran — ukuran ikon, urutan, hingga arah slider semuanya bisa diatur sesuka hati.
Pembaruan pasca-rilis berfokus pada keamanan dan stabilitas.
Pada pembaruan global akhir Maret, fitur berbagi file Quick Share ke perangkat Apple yang disebutkan sebelumnya resmi ditambahkan.
7. Kelebihan dan Kekurangan Setelah Rilis
☑️ Kelebihan — Poin yang Diakui Reviewer dan Pengguna
Desain mendapat pujian paling banyak.
Bodi yang lebih ringan dan sudut membulat membuat grip jauh lebih nyaman — ini respons yang paling sering muncul baik dari media maupun komunitas.
Ultra paling tipis dan paling ringan sepanjang sejarah, dan kembalinya frame aluminium justru dinilai meningkatkan kenyamanan pemakaian sehari-hari.
Performa dan manajemen panas sangat baik.
Kombinasi Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan One UI 8.5 secara konsisten dinilai sangat cepat.
Ditambah vapor chamber yang lebih besar, panas terkontrol dengan baik dan efisiensi baterai turut membaik.
Peningkatan Samsung S26 Ultra kamera di kondisi minim cahaya sudah pasti terasa.
Berkat lensa utama f/1.4 dan perluasan Nightography ke semua lensa, hasil foto di lingkungan gelap meningkat secara nyata.
Privacy Display
Benar-benar berguna di transportasi umum dan tempat-tempat ramai.
Ini juga salah satu alasan utama Galaxy S26 Ultra memenangkan ‘Best in Show’ di GLOMO Awards MWC 2026.
One UI 8.5
Kecepatan dasar terasa responsif, dan opsi kustomisasi yang luas terus mendapat respons positif.
☑️ Kekurangan — Catatan yang Sulit Diabaikan
Produk ini memiliki kekurangan yang sama jelasnya dengan kelebihannya.
Trade-off Privacy Display menjadi poin perdebatan terbesar.
Saat mode privasi aktif, praktis hanya Narrow pixel yang bekerja sehingga ada penurunan resolusi yang terasa.
Kritik juga muncul karena simulasi ini berbasis 8-bit, bukan native 10-bit.
Yang lebih mengkhawatirkan, bahkan saat mode privasi dimatikan, ada respons yang menyatakan sudut pandang dan refleksi layar lebih buruk dibanding S25 Ultra.
Inovasinya memang nyata, tapi kelebihan dan kekurangannya sama-sama kuat.
Secara pribadi, kami pernah mencoba Galaxy S26 Ultra sebelum tanggal rilis, dan kesan pertama yang langsung terasa adalah rasa “sumpek” pada layar.
Awalnya tidak tahu penyebabnya, tapi setelah beberapa saat digunakan, kecerahan dan kejernihan layar terasa lebih rendah dibanding ponsel yang sedang dipakai sehari-hari.
Bahkan kecerahan 70-80% pada ponsel lama terasa lebih terang dan tajam dibanding Samsung S26 Ultra pada kecerahan maksimal.
Pada akhirnya, ini menjadi alasan utama untuk tidak jadi membeli.
Melihat ke belakang, kemungkinan besar ini adalah pengaruh dari struktur Privacy Display.
Karena pengalaman itu cukup singkat, mungkin saja Privacy Display sedang dalam keadaan aktif pada saat itu.
Baterai 5.000 mAh Tidak Berubah
Di era ketika flagship China sudah memasang baterai 6.000 mAh ke atas, mempertahankan kapasitas yang sama selama tiga tahun berturut-turut menjadi kritik yang disuarakan oleh hampir semua reviewer.
Tidak Ada Magnet Qi2 Built-in
Meski spesifikasi menyebut wireless charging 25 W, kenyataannya bahkan dengan casing magnetik, kecepatan sering kali mentok di angka 15 W.
Catatan Lainnya
- Camera bump yang goyang: Saat diletakkan di meja, perangkat cukup bergoyang karena tonjolan kamera — keluhan yang cukup sering terdengar.
- Skala upgrade dari S25 Ultra: Engadget menyebutnya ‘stealth upgrade’, dan banyak reviewer berkomentar bahwa rasanya lebih seperti pembaruan software ketimbang perangkat baru.
- Daya saing vs flagship China: Dari ukuran sensor kamera, kapasitas baterai, hingga bit-depth layar, Galaxy S26 Ultra dinilai lebih konservatif dibanding flagship terbaru Xiaomi dan OPPO — kritik ini terus berulang.
8. Samsung S26 Harga di Indonesia
| Varian | S25 Ultra (Harga Rilis) | S26 Ultra | Selisih |
|---|---|---|---|
| 256 GB (12 GB RAM) | Rp 22.999.000 | Rp 24.499.000 | +Rp 1.500.000 (~6,5%) |
| 512 GB (12 GB RAM) | Rp 24.999.000 | Rp 27.499.000 | +Rp 2.500.000 (~10%) |
| 1 TB (16 GB RAM) | Rp 28.999.000 | Rp 31.999.000 | +Rp 3.000.000 (~10,3%) |
Dibanding generasi sebelumnya, Samsung S26 harga mengalami kenaikan sekitar Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta tergantung varian.
Kenaikan terbesar ada di varian 512 GB dan 1 TB yang mencapai sekitar 10%.
Sebagai konteks, harga varian 256 GB di Rp 24,5 jutaan ini berada di kisaran yang sama dengan iPhone 16 Pro Max 256 GB (harga rilis Rp 25.999.000, kini sudah turun ke kisaran Rp 20-22 jutaan setelah diskon).
Artinya, Samsung S26 Ultra bersaing langsung di segmen flagship premium teratas di Indonesia.
Untuk program trade-in resmi Samsung, Anda bisa mengecek langsung di samsung.com/id untuk melihat penawaran tukar tambah yang bisa membantu menekan biaya upgrade.
💡 FAQ
✨ Penutup
Samsung S26 Ultra membawa evolusi nyata lewat Privacy Display, aperture kamera yang lebih lebar, Agentic AI, dan pengisian daya 60 W.
Desainnya juga menjadi Ultra paling tipis dan paling ringan sepanjang sejarah, dengan performa, manajemen panas, dan stabilitas One UI 8.5 yang sangat baik.
Di sisi lain, kapasitas baterai yang tidak berubah, absennya magnet Qi2, trade-off kualitas layar dari Privacy Display, dan hardware yang lebih konservatif dibanding flagship China adalah kelemahan yang jelas.
Kesimpulannya, kalau Anda pengguna S23 Ultra atau lebih lama, upgrade kali ini pasti terasa signifikan.
Tapi kalau Anda pengguna S24 Ultra atau S25 Ultra, selama Privacy Display bukan kebutuhan mutlak, menunggu satu generasi lagi juga bukan keputusan yang salah.
Secara pribadi, Samsung S26 Ultra ini adalah ‘HP Android bernilai 90 dari 100’.
Bukan skor yang jelek — hanya saja, karena ini Samsung, ekspektasinya ada di angka 95.
Sisa 5 poin itu ada di baterai dan layar.
Apakah S27 nanti akan membawa jawaban yang ditunggu? Itu hal yang layak untuk ditunggu.
Bagaimana dengan Anda? Langsung ambil Samsung S26 Ultra sekarang, atau menunggu sampai 5 poin itu terpenuhi? Yuk, share pendapat Anda di kolom komentar!

